Peringati Tragedi MALARI, SMI Turun Jalan

Monday, January 16th 2017. | WAKIL RAKYAT (LEGISLATOR)

ASPIRATIF : Abdullah Ketua FPKS dan Subhan FPPP DPRD Dompu menerima massa aksi SMI diruangan komisi II.

LINTASDOMPU.COM – Sebanyak belasan orang mahasiswa yang tergabung dalam serikat Mahasiswa Indonesia (SMI,red) melakukan aksi demonstrasi untuk memperingati tragedi malapetaka Lima Belas januari (Malari,red) 42 tahun silam.
Dalam aksi yang dikawal oleh aparat kepolisian Resor Dompu itu, SMI menyampaikan beberapa bentuk tuntutan yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat terutama aspek ekonomi dan pendidikan.

Belasan massa aksi yang mengambil posisi star di masjid raya Dompu, melakukan orasi perdananya di persimpangan pasar atas dompu selama 30 menit kemudian melakukan longmarc menuju kantor DPRD Dompu.

”Pemerintah harus memberikan jaminan kesejahteraan rakyat dari seluruh aspek yang ada,” ujar Abhastian yang menjadi koordinator lapangan saat melakukan orasi.

Berkesempatan beberapa puluh menit saja melakukan orasi, setelah dilakukan mediasi oleh pihak polres setempat, seluruh massa aksi bersama korlapnya diterima oleh anggota DPRD Abdullah fraksi PKS dan Subhan Fraksi PPP diruangan komisi II gedung DPRD setempat.

Juru bicara SMI Desta Ardiansyah dihadapan dua anggota DPRD itu menyampaikan beberapa hal yang menjadi tuntutan pihaknya. Desta lebih memberi penekanan terhadap aspek pendidikan. Pihaknya menginginkan adanya sebuah regulasi yang mengatur tata kelola pendidikan yang tertuang dalam peraturan daerah agar hak rakyat dalam memperoleh pendidikan yang layak dapat tercapai seperti tertuang dalam peraturan pemerintah.

”Serta kejelasan soal keberpihakan pemerintah yang berkaitan dengan  ekonomi kerakyatan,” tukasnya.

anggota DPRD fraksi PPP Subhan, yang lebih awal berkesempatan menjawab aspirasi SMI mengatakan pihaknya sangat setuju dengan seluruh sikap yang disampaikan SMI. Ia menjamin, seluruh aspirasi yang diterimanya bakal diperjuangkannya.

”Akan kita tindak lanjuti karena semuanya berkaitan dengan kepentingan rakyat,” ujar politisi partai berlambang ka’bah ini.

Sementara Ketua Fraksi PKS Abdullah menanggapi tuntutan massa SMI mengatakan pihaknya memang tidak menyetujui semua bentuk kenaikan yang menyebabkan meroketnya harga sembako.

”Seluruh FPKS se indonesia dari DPRD kabupaten/kota, Provinsi maupun pusat menolak adanya bentuk kenaikan apapun di negeri ini,” tukasnya.

Berkaitan dengan kebijakan pemerintah pada aspek pendidikan menurut Abdullah telah terpenuhi berdasarkan amanat undang-undang meskipun tidak dapat dipungkiri masih tersisa beberapa kekurangan. Meski demikian semua kekurangan itu tentu saja dipenuhi secara bertahap.

”Saya rasa justru sudah luar biasa,” katanya.

Sedangkan soal regulasi pengelolaan pendidikan, Abdullah mempersilahkan seluruh kalangan untuk mengajukan bahan penyusunan Perda kepada Program Legislasi Daerah (Prolegda,red) sebagai bahan acuan DPRD dalam menyusun setiap Perda.

”kami justru berbangga dan senang bila SMI mau melakukannya,” pungkasnya.(iqbal)

tags: ,

Related For Peringati Tragedi MALARI, SMI Turun Jalan