Musrenbang Kabupaten Tahun 2016 : “Terpijar” Jadi Motto Trend Pemkab Dompu

Monday, March 14th 2016. | DOMPU, PEMERINTAHAN
Ir. M. Ilham

Ir. H. M. Ilham mewakili Kepala Bappeda Prov. NTB dalam Musrenbang Kab. Dompu 2016

LINTASDOMPU.COM – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Dompu Tahun 2016 yang digelar Bappeda Dompu di gedung Paruga Samakai sangat menarik perhatian Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin.

Ama rasa Bumi Nggahi Rawi Pahu ini terlihat bersemangat dan bangga saat membuka agenda penting yang menjadi penentu pembangunan daerah itu.Bagaimana tidak, dalam kegiatan tersebut di ikuti oleh seluruh SKPD yang dijadwalkan 14-16 Maret 2016 mendatang mengusung tema melanjutkan pemantapan perekonomian dan daya saing daerah berbasis unggulan ‘’terpijar’’ bagi percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Terpijar yang menjadi singkatan dari Tebu Rakyat, Sapi, Jagung, Rumput Laut dan pariwisata ini sangatlah tepat dengan potensi Dompu saat ini. Setelah program pijar pada periode lima tahun terakhir mampu mensejahterakan masyarakat dengan berbagai peningkatan dari sisi ekonomi rakyat, Terpijar diyakini mampu menjadikan Dompu sebagai daerah berkembang untuk bersaing dengan Kabupaten Kota lainnya yang ada di Indonesia.

‘’Dengan hadirnya Tebu rakyat dan pengembangan destinasi wisata, kita bisa lebih maju lagi,’’ ujar Bupati H. Bambang dalam sambutannya.

Dijelaskannya, pengembangan tebu dan pariwisata untuk kedepannya tidak mengganggu optimalisasi program Pijar yang satu-satunya dikembangkan dengan serius di provinsi NTB ini oleh Pemkab Dompu.

Secara filosofi Terpijar merupakan cahaya baik bagi pembangunan daerah untuk renstra (rencana strategis) jangka menengah dan jangka panjang nantiya.

Pada masa kepemimpinannya periode tahun 2010 hingga 2015 lalu program pijar besutan Bupati H Bambang memang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi dan pusat hingga meraih banyak penghargaan.

Tidak tanggung- tanggung, Kabupaten Dompu yang dikenal paling terbelakang dalam beberapa aspek kini menjadi kabupaten dengan belanja tertinggi di Indonesia. Atas prestasi itu Pemerintah pusat memberikan dana insentif senilai 30 milyar sebagai hadiah.

‘’bukan tidak mungkin kita upayakan lebih baik lagi supaya mendapatkan insentif lebih banyak lagi,’’ pintanya.

Ia berharap Musrenbang Tingkat Kebupaten bisa semakin baik dan optimal dari sisi kualitas dan kuantitas berdasarkan data dan fakta yang valid.

‘’Hasil pembahasan ini dipresentasikan pada Musrenbang Provinsi dan Nasional,’’ ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Dompu H. Rasyidin Suryadi, M.Si dalam sambutannya mengatakan musrenbang merupakan kewajiban pemerintah sebagai momentum strategis menyatukan persepsi SKPD dalam merencanakan pembangunan daerah.

Sekretaris Bappeda NTB Ir. H. M. Ilham mewakili Kepala Bappeda Prov. NTB dalam sambutannya mengungkapkan berbagai fakta terkait pertumbuhan ekonomi masyarakat Dompu selama lima tahun terakhir sesuai dengan data statistik pemerintah provinsi NTB.

‘’Ini prestasi yang luar biasa dan harus terus di tingkatkan,’’ ungkapnya. (iqbal)

Related For Musrenbang Kabupaten Tahun 2016 : “Terpijar” Jadi Motto Trend Pemkab Dompu