Melanggar Aturan, Odong-odong Akan Ditertibkan

Friday, October 6th 2017. | DINAS PERHUBUNGAN

Ilustrasi Odong-odong

LINTASDOMPU.COM- Keberadaan kendaraan pengangkut wisata jenis Odong-odong yang kini semakin menjamur di Kabupaten Dompu NTB bakal dilakukan penertiban oleh Dinas Perhubungan setempat bekerja sama dengan aparat kepolisian satuan lalu lintas.

Penertiban ini dilakukan dengan berbagai dasar aturan yang berlaku serta pertimbangan keselamatan bagi penumpang meskipun hingga saat ini belum ada catatan kecelakaan fatal yang diakibatkan oleh keberadaan odong-odong.

Mengawali penertiban tersebut, pihak Dishub berdasarkan kesepakatan rapat bersama aparat Polres setempat sudah melayangkan surat peringatan kepada pemilik odong-odong yang ada.

“Termasuk bengkel las yang merubah dan merakit kendaraannya sudah kami surati”, jelas Kepala Dinas Perhubungan Dompu melalui Kepala Bidang pengembangan dan pengendalian Suharjono, S.Sos.

Menurut ia selain tidak ada jaminan keselamatan bagi penumpang, keberadaan Odong – odong telah melanggar pasal 277 UU no 22 thn 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan karena jenis kendaraan sudah dilakukan perubahan dari bentuk dan spesifikasi aslinya.

Hal tersebut bisa saja dilakukan apabila memiliki surat resmi dari perusahaan karoseri sehingga bisa diterbitkan kelengkapan administrasi kendaraan oleh pemerintah sehingga operasionalnya bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan.

“Kalau tidak ada ijin karoserinya berarti kendaraan itu dianggap bodong dan tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan”, Ujar Suharjono.

Setelah melayangkan surat peringatan pertama, pihak Dishub kembali akan bersurat hingga 3 kali untuk kemudian melakukan penertiban bekerjasama dengan pihak polisi nantinya.

Soal sanksi, Suharjono menyerahkan sepenuhnya kepada aparat polisi yang memiliki kewenangan penuh.

“Sejauh ini sudah ada beberapa pemilik odong-odong yang datang melakukan koordinasi, mereka nanti akan kita libatkan dalam rapat koordinasi agar mendapatkan penjelasan lebih akurat,”  tandas Suharjono. (**)

Related For Melanggar Aturan, Odong-odong Akan Ditertibkan