Dam dan Sungai Sipon Mesti di Keruk

Wednesday, March 23rd 2016. | WAKIL RAKYAT (LEGISLATOR)
Jembatan Sungai Sipon

Reses Anggota DPRD Meninjau Jembatan Sungai Sipon

LINTASDOMPU.COM – Kondisi Dam Sipon dan sepanjang Sungai Sipon yang sudah dangkal dan berlumpur harus segera dilakukan normalisasi sebagai salah satu solusi mengantisipasi terjadinya banjir yang dialami warga Desa Bara setiap tahunnya.

Situasi ini tidak boleh dibiarkan berlarut karena menjadi momok warga akan bencana banjir tahunan.

‘’Kondisinya memang harus dilakukan pengerukan,’’ ungkap Muhammad Ikhsan anggta DPRD Dompu saat meninjau Dam Sipon, (Rabu 23/3/2016) siang.

Peninjauan dam dan sungai Sipon bersama rekan sesama anggota DPRD Syafrudin merupakan bagian dari rentetan kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat sekaligus untuk melihat langsung permasalahan warga.

Selain dam dan sungai, jembatan yang menjadi satu-satunya akses penyeberangan warga Sipon rupanya mesti dilakukan perbaikan. Seperti yang dikeluhkan warga, akibat kondisi jembatan yang rendah, setiap musim penghujan ditutupi luapan air sungai yang sudah dangkal.

‘’Ini titik simpul dari permasalahan banjir itu,’’ ungkap Muhamad Ikhsan yang ditemani puluhan warga.

Permasalahan tersebut menjadi catatan dan PR pihaknya untuk segera diwujudkan agar warga tidak terganggu meski pada musim penghujan.

Dalam kesempatan tersebut, kedua anggota DPRD ini juga menyambangi MI Al Faat yang terletak di Dusun Sipon.

Mendengar keluhan warga mengenai kondisi infrastruktur sekolah, sarana dan prasarana pendukung belajar mengajar siswa yang memprihatinkan memaksa kedua wakil rakyat ini untuk bersilaturrahmi dengan jajaran guru dan siswa.

Saat melihat dua lokal ruang belajar yang terdiri dari anyaman bambu (bedek), ketua Fraksi PBB Syafrudin tertegun saat menyaksikan semangat belajar siswa yang tinggi.

‘’Luar biasa, siswa siswinya,’’ ucapnya.

Bukan hanya itu, satu ruangan belajar dimanfaatkan untuk siswa 2 kelas karena minimnya gedung di tambah lagi meubelair sebagai sarana dan prasarana belajar siswa yang sudah tidak layak untuk di gunakan.

Meski demikian, Syafrudin memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pengajar dan jajaran sekolah atas perjuangannya mempertahankan sekolah tersebut.

Ia berjanji akan memperjuangkan sejumlah kebutuhan peralatan sekolah guna kelancaran proses belajar mengajar siswa. (Iqbal)

Related For Dam dan Sungai Sipon Mesti di Keruk