2018, Distanbun Dompu Banjir Program dari Pusat

Wednesday, January 24th 2018. | KOMINFO, NASIONAL, PEMERINTAHAN, PERTANIAN

LINTASDOMPU.COM – Perhatian Pemerintah Pusat dalam menunjang peningkatan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat, pemerintah pusat memberikan banyaknya dukungan program melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu di Tahun 2018.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Dompu, Ir H Fachrurrozi mengatakan, Tahun 2018 ini, sejumlah program kerja unggulan telah disiapkan oleh Distanbun.

”Di tahun ini ada banyak program yang kami rencanakan sesuai dengan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi,” ungkap Fakhrurrozi, saat di wawancarai wartawan di kantornya, Selasa (23/1/2018).

Banyaknya dukungan program dari Pusat dan Provinsi tersebut menjadi bukti besarnya perhatian pusat dan propinsi terhadap Kabupaten Dompu.

Menurut ia, pada musim tanam tahun 2017-2018 peningkatan luas areal tanam komoditi jagung mengalami peningkatan yang sangat signifikan yang mencapai 50 % dari musim tanam tahun sebelumnya.

Musim tanam tahun 2017-2018 ini luas penanaman jagung mencapai 129.747 hektare, Padi 52.330 hektar dan Kedelai sebanyak 22.000 hektare. “Tahun lalu luas areal penanaman jagung hanya 80.000 hektare tahun ini capai 129.747 hektare,” bebernya.

Selain jagung, padi dan kedelai, tahun 2018 pihaknya juga telah menyediakan program di bidang hortikultura dan perkebunan berupa perkebunan tebu seluas 1.000 hektare di wilayah Kecamatan Pekat, Tembakau 15 Hektar dan Peremajaan Mente 390 hektare, program kebun pisang 60 Hektar, Cabe 50 hektar dan Bawang Merah 25 Hektar.

Fachrurrozi menjelaskan, sejumlah program dilaksanakan delapan pada kecamatan se-Kabupaten Dompu. Terkait ketersediaan lahan untuk menjalankan sejumlah program tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPH NTB guna meminta lahan-lahan yang selama ini masuk katagori HKM untuk dikelola oleh kelompok tani untuk pengembangan berbagai komoditi pertanian dan perkebunan.

“Adanya penambahan lahan itu, pihaknya pun berrencana menambah jumlah kelompok tani. Tapi harus melalui mekanisme dan peraturan-peraturan yang ada. Tapi kami akan terlebih dahulu berkoodinasi dengan KPH untuk menanyakan lahan–lahan mana yang bisa di masukan atau dimanfaatkan. Termasuk meminta rekomendasi dari KPH,” terangnya.

Terlepas dari hal itu tambah Fachrurrozi, dengan adanya berbagai peningkatan ini ibarat rahmat bagi Kabupaten Dompu. Karena selama ini Holtikulkura masih sangat minim di Bumi Nggahi Rawi Pahu ini. Tapi di Tahun 2018 item tersebut sudah masuk.

”Alhamdulillah, kebutuhan dalam aspek pertanian dan perkebunan terpenuhi,” tandasnya.(Adv***)

Related For 2018, Distanbun Dompu Banjir Program dari Pusat